BerandaInformasiAdab Sebelum Ilmu: Menata Niat dalam Menuntut Ilmu Syar'i
Kembali ke Portal Warta & Berita
Artikel

Adab Sebelum Ilmu: Menata Niat dalam Menuntut Ilmu Syar'i

UA
Penulis: Ustadz Abdul Hakim
8 Mei 2026
5 menit baca

Imam Malik rahimahullah pernah berpesan kepada seorang pemuda Quraisy, "Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu." Nasihat ini menggambarkan betapa pentingnya kedudukan adab dalam perjalanan seorang penuntut ilmu. Ilmu tanpa adab ibarat pohon tanpa buah, sedangkan adab adalah hiasan yang menjadikan ilmu bermanfaat.

Pondasi pertama yang wajib ditata adalah niat. Hendaknya seorang penuntut ilmu mengikhlaskan niatnya semata-mata karena Allah, untuk mengangkat kebodohan dari dirinya dan orang lain, bukan untuk berbangga diri, mencari kedudukan, atau debat kusir. Sebagaimana sabda Nabi ﷺ, sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya.

Adab berikutnya adalah memuliakan guru dan ilmu itu sendiri. Penuntut ilmu yang baik akan rendah hati di hadapan gurunya, sabar atas proses yang panjang, serta menjauhi sikap tergesa-gesa dalam berfatwa. Ia juga senantiasa mendoakan kebaikan bagi para gurunya sebagai bentuk syukur atas ilmu yang telah diwariskan.

Puncak dari menuntut ilmu adalah mengamalkannya. Ilmu yang tidak diamalkan akan menjadi hujjah yang memberatkan di hari kiamat. Maka, mari kita jadikan setiap ilmu yang kita pelajari di majelis-majelis Masjid Arrahmah sebagai bekal amal saleh yang mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Bagikan warta ini ke jaringan media sosial Anda.

Warta Terkait Lainnya